Fintech Syariah dan Inklusi Keuangan: Persepsi Generasi Z terhadap Dompet Digital
Kata Kunci:
Fintech Syariah, Dompet Digital, Generasi Z, Technology Acceptance Model, Inklusi KeuanganAbstrak
Studi ini menganalisis persepsi generasi Z terhadap dompet digital syariah menggunakan kerangka Technology Acceptance Model yang diperluas dengan variabel kepercayaan dan kepatuhan syariah. Survei terhadap 150 responden menunjukkan bahwa persepsi kemudahan, kemanfaatan, dan kepercayaan berpengaruh positif terhadap niat menggunakan, sedangkan label syariah memperkuat kepercayaan. Temuan ini berimplikasi pada strategi literasi dan edukasi produk fintech syariah.
Referensi
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Chapra, M. U. (2000). The Future of Economics: An Islamic Perspective. Leicester: The Islamic Foundation.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mizan: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.