Pengembangan UMKM Halal Berbasis Kearifan Lokal: Studi Kasus Produk Olahan Nilam Aceh
Kata Kunci:
UMKM Halal, Kearifan Lokal, Nilam Aceh, Sertifikasi Halal, Pemasaran DigitalAbstrak
Artikel ini mengkaji peluang dan strategi pengembangan UMKM halal berbasis kearifan lokal melalui studi kasus produk olahan nilam di Aceh. Data dikumpulkan dari lima pelaku usaha, dua pendamping UMKM, dan dokumen kebijakan daerah. Hasil menunjukkan bahwa keunggulan produk terletak pada bahan baku lokal dan narasi budaya, tetapi terkendala standardisasi mutu, pengemasan, dan kepemilikan sertifikat halal. Strategi penguatan mencakup pendampingan sertifikasi, kemitraan dengan perguruan tinggi, dan pemasaran digital.
Referensi
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Harlow: Pearson Education.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press.
Chapra, M. U. (2000). The Future of Economics: An Islamic Perspective. Leicester: The Islamic Foundation.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hamzah Fansuri Journal of Education, Finance and Halal Industry Studies

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.