Zakat Produktif sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Mustahik: Tinjauan Maqasid Syariah
Kata Kunci:
Zakat Produktif, Mustahik, Maqasid Syariah, Pemberdayaan Ekonomi, Lembaga AmilAbstrak
Artikel konseptual ini meninjau zakat produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi mustahik dalam kerangka maqasid syariah. Kajian pustaka terhadap literatur fikih kontemporer dan laporan lembaga amil menunjukkan bahwa zakat produktif sejalan dengan tujuan perlindungan harta dan jiwa serta berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi. Keberhasilannya ditentukan oleh seleksi mustahik, pendampingan usaha, dan akuntabilitas lembaga amil. Disusun kerangka indikator keberhasilan berbasis maqasid untuk evaluasi program.
Referensi
Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: International Institute of Islamic Thought.
Kamali, M. H. (2008). Maqasid al-Shariah Made Simple. London: International Institute of Islamic Thought.
Chapra, M. U. (2000). The Future of Economics: An Islamic Perspective. Leicester: The Islamic Foundation.
Az-Zuhaili, W. (1985). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hamzah Fansuri Journal of Education, Finance and Halal Industry Studies

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.