Zakat Produktif sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Mustahik: Tinjauan Maqasid Syariah

Penulis

  • Dr. Rizki Ananda Nasution, M.E.Sy STIT Hamzah Fansuri Subulussalam, Aceh
  • Hasanuddin Yusuf, M.H.I STIT Hamzah Fansuri Subulussalam, Aceh

Kata Kunci:

Zakat Produktif, Mustahik, Maqasid Syariah, Pemberdayaan Ekonomi, Lembaga Amil

Abstrak

Artikel konseptual ini meninjau zakat produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi mustahik dalam kerangka maqasid syariah. Kajian pustaka terhadap literatur fikih kontemporer dan laporan lembaga amil menunjukkan bahwa zakat produktif sejalan dengan tujuan perlindungan harta dan jiwa serta berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi. Keberhasilannya ditentukan oleh seleksi mustahik, pendampingan usaha, dan akuntabilitas lembaga amil. Disusun kerangka indikator keberhasilan berbasis maqasid untuk evaluasi program.

Referensi

Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: International Institute of Islamic Thought.

Kamali, M. H. (2008). Maqasid al-Shariah Made Simple. London: International Institute of Islamic Thought.

Chapra, M. U. (2000). The Future of Economics: An Islamic Perspective. Leicester: The Islamic Foundation.

Az-Zuhaili, W. (1985). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sampul artikel: Zakat Produktif sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Mustahik: Tinjauan Maqasid Syariah

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-09